banner 728x250

Aliansi Petani Metro Selatan Desak Solusi Nyata, Soroti Dampak Banjir yang Berlarut

banner 120x600
banner 468x60

METRO, lintassamudranews – Puluhan petani yang tergabung dalam Aliansi Petani Menggugat Metro Selatan menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kota Metro, Rabu (22/04/2026), sebagai bentuk penegasan sikap atas persoalan gagal panen yang mereka alami selama bertahun-tahun.
Dalam aksinya, para petani menyuarakan tuntutan agar pemerintah dan DPRD tidak lagi menunda langkah konkret dalam menangani dampak banjir yang dinilai telah merugikan sektor pertanian, khususnya di wilayah Metro Selatan.

Mereka menilai, persoalan yang diduga berkaitan dengan sistem aliran irigasi Way Sekampung ini bukanlah hal baru, melainkan sudah berlangsung cukup lama tanpa penyelesaian yang dirasakan langsung oleh petani.

banner 325x300

Kuasa hukum Aliansi Petani Menggugat, Tommy Gunawan, menegaskan bahwa petani saat ini tidak lagi membutuhkan janji, melainkan bukti nyata dari langkah pemerintah.

“Petani hari ini menunggu kepastian, bukan sekadar wacana. Kami meminta solusi permanen yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya di sela aksi.

Menurutnya, dampak banjir yang menyebabkan lahan pertanian terendam telah berulang dalam kurun waktu yang cukup panjang. Kondisi tersebut dinilai mengancam keberlangsungan ekonomi petani yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil panen.

“Ini bukan persoalan baru. Data yang kami miliki menunjukkan kondisi ini sudah terjadi bertahun-tahun. Artinya, sudah seharusnya ada langkah serius dan terukur untuk menyelesaikannya,” lanjutnya.

Aliansi Petani Menggugat juga menekankan bahwa aksi yang dilakukan merupakan bagian dari upaya memperjuangkan hak sebagai warga negara, sekaligus bentuk dorongan agar pemerintah lebih responsif terhadap kondisi di lapangan.

Meski demikian, para petani tetap membuka ruang dialog dengan pemerintah dan DPRD, dengan harapan aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan dan langkah nyata.

Aksi tersebut kemudian dilanjutkan dengan audiensi bersama DPRD Kota Metro. Dalam pertemuan itu, petani kembali menegaskan tuntutan utama mereka, yakni adanya solusi jangka panjang, kejelasan penanganan dampak yang telah terjadi, serta jaminan keberlangsungan pertanian ke depan.

Aliansi Petani Menggugat berharap, melalui tekanan aspirasi yang disampaikan secara terbuka ini, seluruh pihak terkait dapat bergerak lebih cepat dan serius dalam merumuskan solusi yang berpihak pada kepentingan petani tanpa mengabaikan aspek teknis dan regulasi yang berlaku.(Dw1)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *