banner 728x250

KPK RI HADIR DI METRO 10 SEPTEMBER, JPK LAMPUNG TEGASKAN DUKUNGAN PENUH GERAKAN ANTIKORUPSI

banner 120x600
banner 468x60

 

METRO — Lintassamudra news – Dukungan terhadap rencana pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi dan Penguatan Peran Serta Masyarakat di Kota Metro terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat sipil.

banner 325x300

Sekretaris Koordinator Wilayah Lampung NGO Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK), Uncu Wenda, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh Hendra Apriyanes, pemerhati kebijakan publik, bekerja sama dengan DITPERMAS KPK RI tersebut.

Menurut Uncu Wenda, Hendra Apriyanes selama ini dinilai konsisten mendorong perhatian publik terhadap persoalan tata kelola pemerintahan, pengawasan kebijakan, serta penguatan peran masyarakat dalam mengawal pemerintahan yang bersih.

“Saya memberikan dukungan penuh atas terlaksananya kegiatan sosialisasi antikorupsi ini di Kota Metro. Setahu saya, kegiatan serupa yang bekerja sama dengan DITPERMAS KPK RI sebelumnya juga telah dilaksanakan di Lampung Timur, dan sekarang dilanjutkan di Kota Metro,” ujar Uncu Wenda.

Ia menilai, kegiatan tersebut memiliki arti penting karena upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan. Masyarakat juga perlu mendapatkan pemahaman dan ruang untuk ikut mengawasi penyelenggaraan pemerintahan secara kritis, konstruktif, dan bertanggung jawab.

“Menurut saya, Kota Metro memang membutuhkan kegiatan seperti ini. Bukan untuk mencari kesalahan siapa pun, tetapi menjadi pengingat bersama bahwa pemerintahan yang bersih membutuhkan keterlibatan masyarakat,” katanya.

Uncu Wenda juga menyoroti langkah Hendra Apriyanes dalam melibatkan unsur masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, Hendra Apriyanes selaku inisiator kegiatan memberikan mandat kepada Heri Setiawan, S.E., yang mewakili unsur organisasi kemasyarakatan, untuk menjadi Ketua Pelaksana kegiatan di Kota Metro.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi yang tepat untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam gerakan edukasi antikorupsi.

“Bagi saya, ketika Hendra Apriyanes memberikan mandat kepada Heri Setiawan, S.E. yang mewakili unsur organisasi kemasyarakatan untuk menjadi ketua pelaksana, itu merupakan langkah strategis. Artinya, beliau tidak berjalan sendiri, tetapi membuka ruang dan memberikan kepercayaan kepada unsur masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan ini.”

Ia menilai, keterlibatan organisasi kemasyarakatan sangat penting karena pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.

“Saya melihat ini sebagai bentuk kolaborasi yang baik. Masyarakat diberikan ruang untuk terlibat, bukan hanya menjadi peserta, tetapi juga ikut menjadi bagian dari proses membangun kesadaran antikorupsi. Karena itu, saya memberikan dukungan penuh dan berharap Pak Heri Setiawan tetap semangat menjalankan amanah tersebut.”

Uncu Wenda berharap gerakan edukasi antikorupsi yang selama ini didorong Hendra Apriyanes dapat terus diperluas ke daerah lain di Lampung.

“Mudah-mudahan setelah dari Kota Metro, kegiatan seperti ini juga bisa dibawa ke Lampung Tengah. Semakin banyak daerah mendapatkan edukasi dan ruang diskusi tentang antikorupsi, tentu semakin baik untuk membangun kesadaran masyarakat dalam ikut mengawal pemerintahan,” harapnya.

Ia berharap kegiatan di Kota Metro tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi ruang untuk membangun kesadaran, keberanian, dan tanggung jawab masyarakat dalam mengawal kebijakan publik.

“Untuk Heri Setiawan selaku ketua pelaksana, tetap semangat. Jangan melihat kegiatan ini hanya sebagai acara seremonial. Jadikan ini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat. Kalau niatnya baik dan untuk kepentingan masyarakat, insyaallah akan mendapat dukungan dari banyak pihak.”

Uncu Wenda kembali menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kalau ada masyarakat yang mau bergerak memberikan edukasi dan mengajak masyarakat ikut mengawal pemerintahan, tentu harus kita dukung. Apalagi semangatnya adalah pencegahan dan pendidikan antikorupsi. Saya berharap kegiatan ini berjalan dengan baik dan menjadi awal dari semakin kuatnya partisipasi masyarakat di Kota Metro dalam mengawal pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” pungkasnya. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *